Sabtu, 13 Oktober 2012

REVIEW: Xperia Go, Smartphone Tangguh Tahan Air

Sony hadirkan perangkat yang tahan air dan debu di Xperia Go.

Sony Xperia Go

VIVAnews - Dalam memilih smartphone, tentu bukan hanya desain dan fitur yang menjadi pertimbangan. Ketangguhan suatu perangkat tentu menjadi daya tarik tersendiri. Produk yang ringkih dan cepat rusak pun menjadi kekurangan besar yang membuat orang urung membeli suatu smartphone.

Berdasarkan hasil survei internal, Sony menemukan sejumlah alasan utama dalam membeli perangkat smartphone. Salah satu yang utama adalah perangkat yang memiliki daya tahan tangguh.

Untuk mewujudkan itu, Sony menghadirkan Xperia Go. Xperia ini mempunyai ketahanan materi berstandar International Protection (IP) 67 yang tahan air dan tahan debu. Pada pertengahan tahun lalu. Xperia Go dihadirkan bersamaan dengan Xperia Acro, yang juga membawa ketahanan air dan debu.

Seperti apa spesifikasinya? Berikut paparannya:

Desain:
Xperia Go hadir dengan tampilan yang stylish, ramping dan variatif. Meski membawa konsep perangkat yang tangguh, tampilannya tak terlihat kaku. Desain di smartphone ini menghadirkan kesan akan perangkat lebih hidup dan lebih dinamis.

Beragam pilihan warna terang juga menjadi pemikat. Kesan perangkat daya tahan tinggi yang seram tidak terlihat.

Desain casing memiliki bentuk unibody, yang membungkus rapat bagian
dalam perangkat. Desain unibody tentunya mendukung ketahanan air dan debu. Sehingga air maupun debu tidak dapat masuk dalam baterai Xperia Go. Materi casing juga halus namun tidak licin, erat dalam genggaman.
Xperia Go
 
Desain unibody membuat perangkat ini tidak banyak memberikan port
konektivitas ataupun penyimpanan di luar perangkat. Slot microSD dan kartu SIM diletakkan di bagian dalam perangkat.

Bagian luar hanya untuk port headset di sisi kiri atas perangkat dan port USB di sisi kanan perangkat. Pengaturan volume terletak di sisi kanan, di bawah port
USB. Tentu fitur ini ditempatkan di luar agar mudah melakukan pengaturan volume.

Bagian belakang, bidang casing hanya memberikan tempat untuk lensa kamera 5 MP, kamera LED light, dan mikrofon dalam satu baris di belakang atas Xperia Go. Speaker terdapat di bawah sisi kanan dan dan bawah bagian depan perangkat.

Dimensi perangkat yang berukuran 111x60,3x9,8 mm dan berat 110 gram membuat nyaman digenggam dan pas masuk kantong.

User Interface:
Tampilan antar-muka Xperia Go menempatkan sejumlah shortcut di layar utama, yaitu aplikasi Fitness, Google Play, Menu utama, messaging dan
contact. Default tampil dengan 6 slide halaman utama.

Fitur Fitness terdiri dari  fitur-fitur untuk mengendalikan kebugaran pengguna. Misalnya fitur Compass Walkmate untuk menghitung kalori tiap hari yang dikeluarkan, fitur Torch untuk meangaktifkan lensa flash. Fitur Figure Running membuat aktivitas jogging anda semakin asyik dengan merekam rute lari anda dalam sketsa tertentu.

Sebagai produk khas Sony, Xperia Go hadir menunjang audio, yaitu dalam fitur TrackID. Fitur ini memudahkan pengguna dalam mendeteksi lagu. Pengguna kemudian dapat mengetahui lagu yang didengar hanya dengan merekamnya, seperti di aplikasi Soundhound atau Shazam.

Fitur khas lain yaitu Timescape, yang yang mengintegrasikan jejaring sosial Facebook, Twitter melalui tampilan yang berbeda (tampilan dokumen arsip).

Mengingat sistem operasi yang dijalankan masih Android Gingerbread, untuk sementara tidak dapat melakukan multitasking secara optimal. Namun pengguna tak perlu khawatir, Sony sudah menjanjikan Xperia Go dapat upgrade ke Android Ice Cream Sandwich yang nantinya mendukung optimalisasi multitasking.

Kamera dan Layar

Dengan kamera 5MP beresolusi 2592×1944 piksel, fitur yang dibawa cukup lengkap. Fitur di kamera antara lain autofocus, LED flash, geo-tagging, touch focus, face and smile detection, 3D sweep panorama, video HD 720p 30fps, continuous autofocus, video light, dan video stabilizer.

Berbagai fitur ini memungkinkan pengambilan gambar baik. Pengguna dapat menikmati berbagai pilihan menjepret suatu objek. Misalnya dengan mode 3D panorama, objek yang ditampilkan dapat pemandangan yang lebih luas dan lebar.
Hasil foto yang diambil dari kamera di Sony Xperia Go Hasil foto yang diambil dari kamera di Sony Xperia Go

Karena telah mempunyai sertifikasi tahan air, saat direndam dalam air dan melakukan jepretan, hasilnya terlihat bagus sama halnya jepretan di daratan. beberapa kali kami celupkan Go, tidak ada masalah.

Namun perlu menjadi perhatian bagi anda, bahwa air yang dikategorikan di sini yaitu air tawar normal, bukan air tawar yang panas ataupun air laut. Tak hanya itu, daya tahan terhadap tekanan juga hanya bisa hingga kedalaman tertentu.

Mengingat layar sentuh tidak dapat berfungsi saat dalam air, trik menjepret di dalam air, anda harus mengaktifkan self-timer pada setting kamera sebelum memotret objek di dalam air.

Layar Bravia Engine beresolusi 480x320 pixel selebar 3,5 inci yang ada membuat tampilan semakin cerah. Sesuai dengan konsep tahan air dan mempunyai daya tahan kuat anti gores, dalam kondisi layar basah pun, sentuhan tetap berfungsi, karena terdapat fitur wet finger tracking, pengguna terus dapat mengakses berbagai menu.

Untuk menghasilkan tingkat kecerahan gambar terbaik, pengguna perlu mengatifkan pengaturan Mobile BRAVIA Engine dalam setting display.

Performa dan Kinerja
:

Prosesor dual core 1,5 GHz Cortex-A9, GPU mali-400 dan chipset NovaTHor U8500, RAM 512 MB internal, mendukung akses cepat dan mudah dalam menjelajahi setiap menu.
Berdasarkan pengujian Quadrant Benchmark, prosesor berinti ganda tersebut membawa Xperia Go mengungguli HTC Desire HD maupun Samsung Nexus S, dengan total skor 2453. Dengan rincian CPU 3702, memori 2331, I/O 3196, 2D 689, dan 3D 2343.
Hasil uji benchmark Sony Xperia Go

Dengan Saat kami mencoba memainkan game jenis Gameloft Real Football
2012, berjalan normal tanpa adanya patahan.

Performa baterai dalam kondisi penggunaan normal bisa mencapai 45 jam. Namun untuk kondisi penggunaan browsing dan akses bisa mencapai 5-6 jam.

Konektivitas:


Perangkat ini dilengkapi dengan HSDPA, HSUPA, WiFi, Bluetooth v2.1 dengan A2DP dan EDR, microUSB v2.0, USB On-the-go sampai Tehthering untuk keperluan berbagi data antar-perangkat.

Untuk penyimpanan disediakan 8GB, kartu microSD ekternal mencapai 32 GB. Untuk audio, teknologi xLoud menhasilkan suara yang jernih dan bersih.

Harga: Rp 3 juta

Kekurangan:
Masih gunakan Gingerbread dan baru akan upgrade ke Ice Cream Sandwich. Sehingga ini belum optimal untuk multitasking. Untuk melihat hasil video atau foto 3D belum begitu bagus

Kelebihan:
Xperia Go tampil dengan warna dan desain nyaman meski kategori smartphone yang berdaya tahan debu dan air. prosesor 1,5 Ghz dual core mendukung akses cepat dan nyaman. Layar Bravia Engine membuat tampilan gambar semakin cerah dan lebih hidup.

Spesifikasi:
Dimensi: 111 x 60.3 x 9.8 mm, 110 gram
Jaringan: GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 (2G), HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100 (3G)
Layar: LED-backlit LCD 3,5 inci, layar sentuh capacitive, 16 juta warna
Memori: 8GB, RAM 512 MB (internal), kartu microSD hingga 32 GB (eksternal)
Kamera:
5MP, 3D Sweep panorama, 16x digital zoom, 16x video zoom, Auto
focus, video 720p@30fps
OS: Android OS 2.3, peningkatan Android 4.0
Browser:
HTML5, Adobe Flash
Prosesor: CPU Dual-core 1 GHz
Konektivitas: HSDPA, HSUPA, WiFi, Bluetooth v2.1 dengan A2DP dan EDR,
microUSB v2.0, USB On-the-go
Musik: 3D surround sound, Album art, Bluetooth™ stereo (A2DP)
Fitur:
PlayNow, SensMe, TrackID, xLoud Experience
Baterai:
Built In 1305 mAh typical, 1265 mAh minimum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by newwpthemes | Thanks to blogger templates and airport parking